Sesi 3 Pleno - Pdt. Johannes Lilik
National Reformed Evangelical Convention (NREC) 2006
Iman, Pengetahuan & Pelayanan (III)
Wisma Kinasih, -
Sesi 3 Pleno
For Youth and Workers
Pengkhotbah: Pdt. Johannes Lilik S.
Nats Alkitab:
Bagian ini menceritakan mengenal tentang kuasa Yesus, tetapi juga keistimewaan yang dapat diperoleh anak-anak Tuhan. Ada suatu hak yang dapat kita peroleh sebagai anak-anak Tuhan, tetapi ada proses yang harus kita jalani. Yesus mengatakan bahwa Dia datang untuk memberikan hidup yang berkelimpahan. Berkat ini dapat kita peroleh dalam Yesus Kristus asal kita mengerti bahwa iman kepada Yesus Kristus itu sesuatu yang sangat penting. Ada saat di mana Tuhan memberikan pelayanan yang besar dan makin sukar dan saya sadar saya tidak sanggup melakukan pekerjaan ini, tetapi saya harus melakukannya demi kemuliaan Tuhan. Ada panggilan umum, dan saudara harus buka telinga karena seringkali panggilan spesial ini muncul ketika saudara sedang melakukan panggilan yang umum ini. ketaatan terhadap panggilan yang general, dengan telinga yang peka, saudara akan memperoleh kejelasan mengenai panggilan spesial ini dan saudara akan menyadari ada kuasa Tuhan yang memampukan kita menjalankannya. Penyertaan umum akan menyertai setiap orang percaya, tetapi panggilan khusus akan disertai dengan penyertaan khusus dari Tuhan. Apakah panggilan global untuk memberitakan Injil sudah saudara lakukan? Banyak orang mengatakan, itu untuk pendeta, penginjil, bukan saya. Siapa bilang? Itu salah tafsir. Setiap orang yang dipanggil utuk percaya Kristus dipanggil untuk menjadi saksi-Nya. Maka ada janji Tuhan bahwa Dia akan menyertai sepanjang zaman. Penyertaan Tuhan adalah segala-galanya bagi kita. Kalau saya di sini dan Tuhan juga ada di sini itu sudah cukup. Kalau saudara percaya penyertaan Tuhan sudah cukup, maka pergi lakukan pekerjaan Tuhan meskipun sangat sulit!
Hal yang berikut. Ketika Tuhan Yesus melihat orang banyak hatinya penuh dengan belas kasihan. Pelayanan kita tidak boleh asal-asalan tetapi dengan belas kasihan Saudara boleh melayani golongan masyarakat manapun harus dilakukan dengan penuh belas kasihan. Tidak peduli saudara memiliki bakat apapun, harta berlimpah bermilyar-milyar tetapi tidak mempunyai belas kasihan percuma! Visi yang dan Allah harus disertai dengan belas kasihan dan Allah. Dalam bahasa Yunani belas kasihan berarti hatinya hancur dan tidak tertahankan untuk menolong.
Yang ketiga. Waktu Tuhan menyuruh murid-murid memberi mereka makan para murid berkata, Tuhan kami hanya memiliki 5 roti dan 2 ikan. Tuhan mengatakan, berilah semua kepada-Ku. Bisakah Tuhan melakukan mujizat hanya dan 2 roti dan 1 ikan? Bisa! Tetapi Tuhan berkata berikan semuanya kepada Dia. Pekerjaan Tuhan yang menyatakan kuasa yang sangat besar hanya dapat saudara nikmati kalau saudara persembahkan semuanya untuk Tuhan. Bukan masalah jumlah, tetapi harus semuanya untuk Tuhan. Hidup mati untuk Tuhan. Kerajaan Allah dibangun dengan hati yang hancur yang dipersembahkan semuanya untuk Tuhan. Ada suatu lost. Ada perasaan hancur, dipecah. Tetapi yang memecahkan adalah tangan Tuhan. Tetapi setelah Dia pecahkan, Dia menggandakan roti itu. Sekitar 15000 orang kenyang dan Iebih 12 keranjang sisanya.
Cerita selanjutnya. Yesus menyuruh para murid pergi dahulu dan Dia di alas bukit berdoa sepanjang malam itu. Sebenarnya para murid sudah 2 hari tidak makan. 5000 orang laki-laki makan, murid-murid melayani mereka. Ketika menyeberang, mereka diombangambingkan angin sakal. Lalu Yesus datang berjalan di atas air. Lalu Petrus ingin juga datang berjalan di alas air. Apa yang Tuhan Yesus katakan? Datanglah! Petrus pergi berjalan di alas air. Tetapi sesungguhnya Petrus tidak berjalan di alas air. Dia berjalan di alas firman Tuhan. Karena Tuhan berfirman maka dia bertindak. Jalan di alas firman maka saudara akan teguh. Tetapi, kalau saudara dikuasai olen keadaan sekitar, saudara tidak mungkin bisa berdiri teguh. Mata Kristus memandang kepada umat pilihan-Nya, dan ketika umat pilihan-Nya memandang kepada Kristus, saat ini menjadi meaningful. Siapa yang lemah dan tidak berdaya, pandanglah kepada Kristus. Pikullah kuk dari Dia dan jiwamu akan mendapat ketenangan. Sebab kuk-Nya enak dan beban-Nya ringan. Kalau saudara matanya minus, diberi kacamata yang pas, itu beban bukan? Beban. Enak tidak? Enak! Karena itu orang-orang yang menantikan Tuhan tidak akan menjadi letih lesu.