Sesi 1 Pleno - Pdt. Dr. Stephen Tong

National Reformed Evangelical Convention (NREC) 2006
Iman, Pengetahuan & Pelayanan (III)
Wisma Kinasih, -

Sesi 1 Pleno
For Youth and Workers

Pengkhotbah: Pdt. Dr. Stephen Tong

Apakah perbedaan antara agama Kristen dengan agama lain? Kita adalah agama yang berinti iman, bukan yang berinti perbuatan. Penekanan kepada kelakuan sebagai kewajiban menjadi inti dari sistem agama. Tetapi agama Kristen tidak demikian. Siapa yang tidak berkenan kepada Tuhan tetap memiliki pengharapan untuk dibenarkan karena iman. Itu sebabnya dengan sendirinya iman menjadi kunci kita datang kepada Tuhan. Tanpa iman tidak ada yang diperkenan oleh Tuhan Allah, sebab barangsiapa datang kepada Dia harus percaya bahwa Dia ada. Tidak dengan standar moral yang setinggi apapun. Mengapa Kristen berbeda dari semua agama dalam menekankan substansi? Karena agama Kristen menyadari sebaik apapun tidak mungkin manusia berkenan kepada Tuhan. Dengan apakah kita dibenarkan? Dengan menegakkan merit? No! Tetapi dengan iman kita dibenarkan. Paulus dalam Roma 3 dengan jelas menyatakan bahwa tidak ada manusia yang memenuhi standar untuk diperkenan Tuhan Allah. Sekarang kita mau tanya, apa arti dari kalimat "nothing can please God except by faith?" Ini iman apa? Semua orang yang mengaku diri percaya dan anggap diri sudah beriman belum tentu punya iman yang sesuai dengan yang dituntut Alkitab. Tidak ada pengajaran yang cukup kuat dan jitu sehingga banyak orang Kristen tidak tau dasar imannya apa? Padahal ini begitu dasar, pokok, dan fondasi yang menjadi inti dari pelayanan.

Mengapa setelah 100 tahun Luther melakukan reformasi, gereja Lutheran menjadi kacau? Luther mempunyai penekanan dengan iman, bukan dengan kelakuan. "Oh, we're justified by faith, not by works." Kalau begitu iman penting tetapi kelakuan tidak. Gereja rusak, mabuk-mabuk, berkelahi. Mengapa? Karena dibenarkan oleh iman. Perbuatan tidak masalah. Tetapi sebenarnya Yakobus sudah menulis, iman tanpa perbuatan adalah mati. Apakah iman itu suatu konsep, atau attitude, atau yang mempunyai semua unsur-unsur itu? !man itu memperkenan Tuhan. Bukan merupakan aksi yang dipengaruhi fenomena. Mengapa beriman? Agar sembuh? Agar kaya? Dalam Yohanes pasal 2 ayat terakhir dikatakan bahwa mereka percaya kepada-Nya, tetapi Yesus menolak mereka. Mengapa? Karena ini bukan iman yang dikehendaki oleh Tuhan Yesus. Ini adalah iman yang mempercayai bahwa saya beriman. Iman kepada iman.

Banyak orang kira dia sudah tahu, dan begini berarti jauh dari tahu. Mengenai epistemologi, Konfusius mewakili Timur. Socrates Barat, tetapi Alkitab jauh lebih tinggi lagi. Konfusius mengatakan kalau tidak tahu bilang tidak tahu, kalau tahu bilang tahu. Inilah permulaan tahu. Socrates bilang, kalau kamu mengaku bahwa kamu tidak tahu berarti kamu mulai tahu. Socrates dikatakan sebagai orang yang paling bijak di seluruh Athena. Socrates hanya tahu satu hal, yaitu bahwa dia tidak tahu apa-apa. Justru karena ini, dia jadi bijaksana. Orang bijak tidak sadar dia bijak. Ini bijak. Orang bodoh tidak sadar dia bodoh, dan inilah kebodohan. Tetapi Paulus mengatakan sesuatu yang lebih tinggi dari Timur, Barat, atau semua filsafat dunia. Paulus mengatakan kalau seseorang menganggap diri tahu menurut apa yang seharusnya dia tahu, berarti dia tidak tahu apa-apa. Tetapi, yang seharusnya diketahui itu sampai mana? Siapa yang tentukan? Kalau begitu apa itu iman? Tahu tentang iman itu bagman dari iman atau di luar iman? Apakah iman meliputi pengetahuan? Setelah seratus tahun salah mengerti tentang iman dalam Lutheran church membuat hidup kekristenan menjadi begitu brengsek dan kompromi sehingga ditertawakan oleh orang-orang Katolik. Apakah iman harus bertentangan dengan kelakuan?

Yesus berkata orang farisi tidak berzinah, tidak memeras, mereka berpuasa, memberi perpuluhan, dan segala macam kelakuan yang baik. Tetapi jikalau "perbuatanmu tidak melebihi mereka, kamu tidak mungkin masuk sorga." Banyak orang memperalat agama Kristen sebagai topeng untuk mnemperoleh apa yang dia mau. Selama ini saya tahunya iman itu apa? Mari kita belajar mempunyai kerendahan hati yang mau belajar. Setelah bertahun-tahun reformasi, gereja Lutheran makin rusak. Maka muncul gerakan untuk mengganti kerusakan kelakuan orang-orang reformasi. Kelompok ini dinamai pietisme. Tetapi gerakan ini malah jatuh dalam dosa yang lain lagi, yaitu menganggap orang lain lebih berdosa dan diri mereka lebih rohani dari orang lain.

Apakah iman? Iman adalah sebagai benih yang menghasilkan kelakuan. Iman yang menghasilkan pengakuan dari bibir orang lain. Mengaku dengan mulut akan diselamatkan. Tetapi bagaimana dengan Matius yang mengatakan bahwa pada hari itu ada yang berseru, "Tuhan! Tuhan!" tetapi Tuhan tidak mengenal mereka. Bukankah kalau berseru kepada nama Tuhan akan diselamatkan? Tetapi Tuhan mengatakan "enyahlah! Aku tidak mengenal engkau!" Bagaimana ini? Paulus memberikan jawabannya. Dia mengatakan bahwa tidak ada seorangpun yang dapat mengatakan Yesus adalah Tuhan selain oleh Roh Kudus. Jadi iman sejati adalah ketika Roh Kudus menyatakannya. Lalu apa maksudnya meskipun berseru-seru kepada nama Tuhan tetapi diusir oleh Tuhan Yesus. Mengapa Paulus mengatakan mengaku dengan mulut selamat? Paulus mengatakan ini karena dalam kerajaan Romawi, setiap orang yang menyebut nama Tuhan ada risiko kepala dipenggal. Orang itu sudah bersedia mati.

Apa itu iman? Iman yang menuju kepada Tuhan yang sejati dan yang hidup, yang sungguh-sungguh. I believe within my heart, tetapi yang kamu tuju objeknya salah. Iman sejati bukanlah kepercayaan dalam hati, tetapi iman kepada objek yang benar, yaitu Allah yang sejati. Allah yang menciptakan. Iman kepada Allah yang salah membuat iman menjadi tidak berharga. Tetapi bukankah sama-sama Yesus? Yesus yang mana? Yang dokter, atau yang Juruselamat? Bukankah Injil diberitakan? Apa itu Injil? Yesus yang baik, menyembuhkan, bikin kaya? Percaya Yesus kamu pasti dibantu. Sebab Yesus adalah pembantu yang baik, rajin, dan nurut. Ini bukan Injil!

Memperkenalkan Yesus Kristus yang bukan diberitakan Alkitab, berarti memberitakan Yesus Kristus yang namanya sama tetapi isinya berbeda. Bagaimana setan merusak imanmu? Dengan memperkenalkan orang yang namanya Yesus tetapi bukan yang diberitakan Alkitab. Iman? Iman kepada siapa? Abraham adalah bapa orang beriman. Kalau begitu Allah seperti apa yang dipercaya Abraham? Yang sanggup membangkitkan orang mati. Yesus yang mati dan bangkit itulah iman sejati. The right faith is to know the right God through His right revelation. Banyak orang katanya sudah Kristen, katanya sudah beriman, katanya sudah melayani, tetapi mengenal Yesus yang hanya namanya sama.

Reformed membawa kita kepada pengenalan atas wahyu sejati dan Allah sejati sehingga kita memiliki iman sejati. Apa itu iman? Katolik mengatakan faith is confession. Iman yang sejati turun dari rasul, sehingga apostolic faith harus ada dalam pengakuan gereja. Tetapi katolik percaya hal-hal lain selain pengakuan iman ini. Ajaran-ajaran seperti ini percaya bahwa Maria adalah ratu sorga. Percaya bahwa Maria adalah penebus bersama-sama dengan Tuhan Yesus. Percaya bahwa orang-orang suci mempunyai kelebihan kebajikan yang bisa diambil kalau kita berdosa. Menurut orang Karismatik, apostolic faith. Apa itu apostolic faith? Kesembuhan, mujizat, karunia lidah. Inilah iman. Liberal mengatakan Yesus adalah orang terbaik dan tertinggi moralnya. Dia anak Allah karena moralitas yang menyatakan cinta paling tinggi. Tetapi jangan percaya bahwa dia lahir dari anak dara, melakukan mujizat, dan bangkit dari kematian. Reformed mengatakan keseluruhan pengakuan yang komprehensif dan pengakuan iman rasuli. Dalam gereja reformed tidak diizinkan untuk tidak menyebutkan pengakuan iman rasuli.

Iman yang sejati ada kategori content dan dinamika hidup.